Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini Kisah Pilu Wanita di Kupang Lahirkan Sendiri Bayi Kembar 3, Ditinggal Suami Semenjak Hamil ...

 Sebagai seorang istri, tentunya ingin sekali ditemani sang suami saat melahirkan buah hati.  Sayang hal itu justru tidak dapat dirasakan Efi Bani, wanita asal Camplong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dimana Efi harus menerima bahwa dirinya harus berjuang sendiri melahirkan tiga bayi kembarnya setelah ditinggal pergi pria yang dicintainya itu.
Meski terasa sedih, namun kebahagiaan terpancar di wajah Efi setelah tiga bayi kembarnya lahir dengan selamat sekitar pukul 10.00 WITA di Rumah Sakit Siloam Kupang, NTT, Sabtu (8/8/2020) kemarin.

Tiga anak kembar Efi Bani lahir sekitar pukul 10.00 WITA, melalui operasi caesar.

Bayi pertama jenis kelamin perempuan, lahir pada pukul 10.07 WITA, dengan berat badan 2.550 gram dan panjang 45 sentimeter.
Selanjutnya bayi kedua jenis kelamin laki-laki lahir pada pukul 10.08 WITA, dengan berat badan 1.800 gram dan panjang badan 41 sentimeter.

Kemudian bayi ketiga laki-laki, lahir pada pukul 10.09 WITA, dengan berat badan 2.600 gram dan panjang badan 48 sentimeter.

Proses operasi caesar ketiga bayi kembar tersebut dibantu tiga dokter spesialis, yakni Yosef Oematan, Andie Nuhari Barzah, dan Jenny Elizabeth Pally.

Saat ini, Efi dan tiga anaknya masih dirawat di rumah sakit tersebut.

Wanita berusia 36 tahun itu mengaku, suami tidak mendampingi saat proses melahirkan karena telah lama meninggalkan dirinya.

"Suami saya sudah meninggalkan saya tanpa alasan yang jelas, usia kehamilan tiga bulan," ungkap Efi kepada sejumlah pekerja, Minggu (9/8/2020), dikutip dari Kompas.com.

When the heart will be going to be going to be and the impact positive bagi dan bayinya yang akan lahir.


GridHeALTH.id - Ditinggal Suami Semenjak Hamil, Ini Kisah Pilu Wanita di Kupang Lahirkan Sendiri Bayi Kembar 3

Sebagai seorang istri, tentunya ingin sekali ditemani sang suami saat melahirkan buah hati.

Sayang hal itu justru tidak dapat dirasakan Efi Bani, wanita asal Camplong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dimana Efi harus menerima bahwa dirinya harus berjuang sendiri melahirkan tiga bayi kembarnya setelah ditinggal pergi pria yang dicintainya itu.

Meski terasa sedih, namun kebahagiaan terpancar di wajah Efi setelah tiga bayi kembarnya lahir dengan selamat sekitar pukul 10.00 WITA di Rumah Sakit Siloam Kupang, NTT, Sabtu (8/8/2020) kemarin.

Tiga anak kembar Efi Bani lahir sekitar pukul 10.00 WITA, melalui operasi caesar.

Baca Juga: Kasus Dibalik Segita Billy Syahputra dan Kriss Hatta, Baru Terungkap Hilda Vitria Penyintas Gangguan Mental OCD

Bayi pertama jenis kelamin perempuan, lahir pada pukul 10.07 WITA, dengan berat badan 2.550 gram dan panjang 45 sentimeter.

Selanjutnya bayi kedua jenis kelamin laki-laki lahir pada pukul 10.08 WITA, dengan berat badan 1.800 gram dan panjang badan 41 sentimeter.

Kemudian bayi ketiga laki-laki, lahir pada pukul 10.09 WITA, dengan berat badan 2.600 gram dan panjang badan 48 sentimeter.

Efi Bani, wanita asal Camplong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melahirkan tiga bayi kembar dengan selamat.
Efi Bani, wanita asal Camplong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melahirkan tiga bayi kembar dengan selamat.
Baca Juga: Tambah Lagi Gejalanya, Cegukan Terus Bisa Jadi Awal Covid-19

Proses operasi caesar ketiga bayi kembar tersebut dibantu tiga dokter spesialis, yakni Yosef Oematan, Andie Nuhari Barzah, dan Jenny Elizabeth Pally.

Saat ini, Efi dan tiga anaknya masih dirawat di rumah sakit tersebut.

Wanita berusia 36 tahun itu mengaku, suami tidak mendampingi saat proses melahirkan karena telah lama meninggalkan dirinya.

Baca Juga: Waspadai, Ini Tanda-tanda Kolesterol Tinggi yang Perlu Diperhatikan

"Suami saya sudah meninggalkan saya tanpa alasan yang jelas, usia kehamilan tiga bulan," ungkap Efi kepada sejumlah pekerja, Minggu (9/8/2020), dikutip dari Kompas.com.

When the heart will be going to be going to be and the impact positive bagi dan bayinya yang akan lahir.


Sebab kehadiran pasangan dapat memberikan dukungan emosional dan fisik kepada istri.

Bahkan dilansir dari NCBI, penelitian tahun 1994 yang dipublikasikan oleh PubMed.gov menunjukkan betapa pentingnya pasangan menemani istri saat proses melahirkan.

Penelitian yang melibatkan 100 ibu melahirkan yang ditemani suami dan 100 ibu melahirkan yang tidak ditemani suami menunjukkan bahwa ibu melahirkan yang ditemani suami menjalani proses melahirkan dalam waktu yang lebih pendek, serta jumlah kasus asfiksia intrauterin dan operasi sesar lebih sedikit.

Meski begitu, Efi mengaku bersyukur dan akan fokus membesarkan buah begitu.

"Anak saya sekarang Tambah tiga orang," ujar Efi.

Efi yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di salah satu keluarga di Kota Kupang ini, berjanji akan setia merawat semua anak-anaknya.

Dia pun yakin bahwa Tuhan akan membuka jalan dan pintu rezeki bagi dia dan anak-anaknya.

Dihubungi terpisah, Jenny Elizabeth Pally, dokter yang membantu proses persalinan mengatakan, proses melahirkan bayi kembar tiga merupakan perdana dan baru pertama kali terjadi di rumah sakit swasta tersebut.

"Semua berjalan dengan baik tanpa adanya kendala apa pun," ungkap Jenny.

Menurut Jenny, tiga bayi kembar itu mempunyai satu plasenta dengan tiga kantong bayi. "Kemarin, setelah selesai dioperasi tiga bayi kembar itu langsung rawat gabung sama ibunya di ruang Maternity lantai 6," ungkap Jenny.

Rencananya, kata Jenny, ibu dan bayi kembar tersebut sudah bisa keluar dari rumah sakit pada Senin (10/8/2020) hari ini.

Posting Komentar untuk "Ini Kisah Pilu Wanita di Kupang Lahirkan Sendiri Bayi Kembar 3, Ditinggal Suami Semenjak Hamil ..."