Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Anak Bidadari Ditemukan Nelayan Di Wilayah Sulawesi Bikin Heboh


Beberapa waktu belakangan ini muncul kehebohan ada anak-anak bidadari ditemukan nelayan di Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Foto yang disebut anak bidadari itu juga menyebar. Dari foto itu bisa dilihat bahwa yang disebut anak bidadari itu berkulit putih, bermata biru, hidung mancung, pokoknya mirip Barbie. 

Tentu saja karena masyarakat banyak yang hanya melihat lewat foto saja, kehebohan muncul. Isu menyebar, anak bidadari ditemukan di Banggai. Belum lagi cerita bumbu, kalau anak bidadari itu ditemukan nelayan terapung di laut. Rupa-rupa cerita bercampur aduk. 

detikcom konfirmasi soal heboh anak bidadari turun dari langit ini ke Polda Sulteng. Pihak Polda Sulteng kemudian pergi ke Polres Banggai dengan AKBP Heru.

Heru sejak Senin (25/4) kemudian melakukan penelusuran soal informasi anak bidadari itu. Tim dari Polsek terdekat dari lokasi yang katanya anak bidadari ditemukan melakukan penelusuran. Lokasi anak bidadari itu berada di Bakurun, Kabupaten Banggai Laut (Balut). 

Dan hasilnya mudah ditebak. Tak ada anak bidadari. Dan fakta di lapangan yang disebut anak bidadari ternyata boneka yang ditemukan nelayan, kemudian dipakaikan baju. 

"Ada nelayan di Tangkurung. Nelayan saat kejadian gerhana matahari, sudah lama itu, dia menemukan boneka, memang bonekanya polos, boneka silikon, dibawa ke rumah nelayan dan dikasih baju seperti itu," jelas Heru, Selasa (26/4/2016). 

"Kemudian masyarakat sana ada yang foto-foto kemudian menyebar," terang Heru lagi.

Entah bagaimana, lanjut Heru, mungkin ada orang iseng yang juga menyebar isu tak benar kalau boneka itu dipakai baju maka akan berubah menjadi anak-anak. Mirip dongeng zaman dahulu tentang makhluk jelmaan.

"Tapi itu boneka asli, dan sekarang masih menjadi boneka. Jadi kami imbau masyarakat untuk tidak percaya isu dan tahayul," tutup Heru mengingatkan. 

(mei / dra)

Posting Komentar untuk "Anak Bidadari Ditemukan Nelayan Di Wilayah Sulawesi Bikin Heboh"