Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dip3rkosa Ayahnya Berulangkali sejak Umur 10 Tahun Hingga Menikah, Korban Minta Ayahnya Dihukum Matii

TRIBUNNEWS.COM, TEBINGTINGGI - Korban rudapaksa, yakni Ev (18) dan ID (16) yang
diduga dilakukan oleh Najamudin Bin Romli (50) warga Pasar Pendopo Kelurahan Pendopo

Kecamatan Pendopo Kabupaten Empatlawang yang tak lain adalah anak kandungnya meminta permintaan bapaknya itu seberat-beratnya.
Karena perlakuan tersangka yang sudah merengut keperawanan kedua anak gadisnya, bahkan dilakukan sudah menikah membuat korban habis kesabaran.
Kepada sejumlah awak media cetak dan tv, Kamis (12/3), dua korban mengaku sudah tahan dengan perlakuan ayah kandungnya itu.
Perlakuan yang dilakukan sejak korban lalu 10 tahun atau tahun 2008 dilakukan sudah berulang kali, bahkan korban sudah menikah dan dikaruniai anak.

Menurut keterangan korban pertama Ev, tersangka sudah lima kali menggaulinya., Tiga kali saat dia masih anak-anak umur 10 tahunan, yakni pertama kali dilakukan di rumah pada malam hari sekitar pukul 20.00, kedua dilakukan di kebun lada di bawah batang lada saat memetik buahnya , dan ketiga kali dilakukan juga di kebun bawah batang kopi.
Sementara dua kali dilakukan setelah menikah, dilakukan di rumah saat suaminya bekerja di perkebunan sawit dan buruh harian.
Hal serupa terjadi pada adiknya, ID (16) yang dua kali digagahi bahwa ia berumur itu, yang kesemuanya dilakukan saat berada di kebun ketika masih 11 tahunan, atau saat masih kelas 4 SD.
"Kami minta bapak seberat-beratnya, jika perlu di penjara sampai mati. Kami sudah menganggapnya sudah tiada, kami anggap sudah mati," ungkap Ev didampingi ID.
Ev Dikatakan, perlakuan tak bermoral bapaknya tidak ada yang tahu, termasuk ibunya sendiri. Pasalnya, dilakukan saat rumah sepi dan diancam agar tidak memberitahukan kepada.
Terakhir hari Jumat (6/3) lalu, perang senjata tajam, bapaknya menyingkapkan baju korban, namun baru dicumbui.

Posting Komentar untuk "Dip3rkosa Ayahnya Berulangkali sejak Umur 10 Tahun Hingga Menikah, Korban Minta Ayahnya Dihukum Matii"