Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hakim Sendirii, Ketangkap Basah Mencuri Makanan, Seorang Anak Yatim Piatu Di Bakar Hidup


Namanya anak kecil, pastinya bandelnya bukan main dan diatur. Itu adalah hal yang wajar apalagi mengingat mereka masih dalam proses tumbuh dan berkembang. Oleh sebab itu, mereka diberitahukan secara baik-baik atau peringatan ketika salah, telah diberlakukan asal dalam kategori wajar.

Namun di Nigeria, seorang anak harus meregang nyawa akibat dibakar hidup oleh warga. Hanya karena alasan sepele, anak ini jadi bulan-bulanan amuk masa. Alih-alih alih secara baik, sebenarnya malah sebaliknya. Seperti apa kisah bocah malang ini? Simak ulasan berikut.

Seorang bocah kedapatan mengukur makanan ..

Nasib nahas menimpa seorang bocah malang asal Nigeria, diketahui si anak kedapatan atau di sebuah toko. Bukan barang berharga seperti emas atau barang elektronik mahal, namun hanya sebuah roti. Namun mungkin karena geram, warga pun membuat si bocah babak belur. Diketahui pula kalau ternyata si bocah ini cukup jarum suntik sehingga warga pun dibikin geram. Entah apa yang dipikirkan oleh orang-orang waktu itu, bocah ini mengalami penyiksaan yang tidak manusiawi oleh warga setempat. Mereka mengaku sudah sangat emosi dengan kelakuan anak ini sehingga tidak bisa menahan diri. Alhasil, bocah tersebut menjadi korban amuk masa hingga bunuh dianiaya.

Dianiaya secara tidak manusiawi

Si anak ini menurut banyak saksi mata mengalami penyiksaan yang tak karuan. Setelah tertangkap, massa memukuli dan melempari bocah ini dengan biadabnya sambil mengarak keliling kota. Tidak ada sama sekali orang yang kejadian tersebut, seolah-olah seperti kejadian biasa. Tak hanya itu, bocah ini dikalungi sebuah larangan dan diikat kedua kakinya. Mirisnya dalam keadaan kepala dan muka penuh darah, bocah ini masih mendapat siksaan dari warga setempat. Hingga akhirnya dia terjatuh di tengah jalan raya karena tidak bisa berjalan lagi karena sudah mengalami banyak luka.

Dibakar hidup-hidup

Dari banyak masa yang sedang kalap itu, ada seorang warga yang membawa bahan bakar. Tanpa ragu, pria tersebut menyiramkan semua bahan bakar ke seluruh tubuh bocah malang itu. Salah satu dari masa membawa sebuah korek api dan lentera menyalahkannya di tubuh bocah tersebut. Akhirnya seluruh tubuh bocah terbakar hingga mengakibatkan kematian.Tidak ada sama sekali pertolongan dari warga sekitar, seolah nurani mereka tidak ada. Akhirnya tubuh bocah yang terbakar itu hanya menjadi tontonan. Setelah api sudah tidak menyala barulah mereka membereskan jenazah bocah malang ini dari tempat itu agar tidak bau dan mengganggu sekitarnya.

Peristiwa tersebut sudah biasa terjadi

Siapa sangka kalau dibakar hidup-hidup adalah hal yang wajar di Nigeria. Sudah banyak kasus yang terjadi serupa dengan bocah malang itu. Beberapa waktu yang lalu seorang pemuda juga dibakar hidup-hidup karena kedapatan sepeda atau gadis kecil yang juga dibakar karena alasan sepele. Hukuman tidak manusiawi itu sepertinya sudah menjadi budaya di sana dan bahkan sudah menjadi hal biasa. Para pencuri tersebut pada kelinci adalah sama-sama manusia sehingga juga punya hak yang sama untuk hidup di dunia. Dari iklan seperti itu, yang sesuai dan dididik dengan benar agar lebih bermanfaat bagi sesama.

Meskipun terjadi di Nigeria, namun tampaknya hal serupa juga sering dijumpai di negeri ini. Ini bukti kalau masih banyak masyarakat di dunia ini yang lebih menggunakan hukum rimba hukum yang telah disepakati. Hasilnya, banyak nyawa yang harus melayang karena mungkin masalah yang sepele. Padahal mereka juga punya hak untuk hidup sama seperti kita. Tapi di satu sisi memang tak bisa dipungkiri kalau aksi-aksi perampokan kadang membuat orang menjadi gelisah.

Posting Komentar untuk "Hakim Sendirii, Ketangkap Basah Mencuri Makanan, Seorang Anak Yatim Piatu Di Bakar Hidup"