Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

'Makan Saja Kami Susah', Marbot Masjid di Lahat Butuh Bantuan, Tubuh Tinggal Kulit dan Tulang


Dulu, lelaki yang sebelumnya sebagai marbot masjid ini gemuk dan sehat, kini hanya tinggal tulang belulang.

Kakinya mengecil hingga membuat lelaki yang pernah mengenyam pendidikan di Pesantren ini tak bisa apa-apa.

Aldo, juga tak bisa diajak bicara.

Aldo, divonis penyakit tumor di paru-paru.

• Imingi Uang Rp20 Ribu, Oknum Dosen Laki-laki di Palembang Berbuat Tak Senonoh dengan Remaja Pria

iklan dalam artikel
Empat bulan terakhir, Aldo berjuang menahan rasa sakit atas penyakit yang dideritanya.

Bukan pasrah, ayah Aldo Amrullah dan Sang Rusmini, sempat membawa Aldo, ke rumah sakit di Kabupaten Muara Enim.

Mahalnya biaya berobat, membuat keluarga ini tak sanggup lagi dan terpaksa membawa Aldo kembali ke rumah.

Kini, pasutri yang hanya sebagai buruh tani hanya bisa berdoa semoga Allah mengangkat penyakit anak kesayanganya tersebut.

"Kami sangat sedih melihat anak kami pak. Namun, kami tak bisa berbuat apa. Jangankan untuk berobat untuk makan saja kami sangat susah. Tumor baru diketahui empat bulan terakhir, " tutur Rusmini, Jumat (14/8).

Rusmini, sambil berucap Syukur mengungkapkan terima kasihnya atas perhatian warga kepada anaknya dengan memberikan bantuan

Sementara, tetes air mata Popi Sulaiman, tak kuasa dibendung tatkala mengunjungi Aldo.

• Dia Harus Bayar Air Susu Saya, Jeritan Hati Seorang Ibu Digugat Anak Kandungnya Gegara Warisan

Popi, warga Lahat yang belakangan gencar membantu warga yang terkena kanker di Kabupaten Lahat, tampak begitu prihatin.

Ucapan istighfar beberapa kali keluar dari bibirnya.

"Ya Allah sembuhkanla saudara kami ini, "ucap Popi.

Popi, yang datang langsung ke kediaman Aldo, berusaha memotivasi Aldo dan keluarga dan tetap sabar atas cobaan yang dihadapi.

"Hari ini kita mengetuk hati dermawan untuk dapat membantu Aldo. Aldo saat ini sangat butuh uluran tangan," ujar Popi, yang turut membantu meringankan beban keluarga Aldo.

Tak hanya Popi, kepedulian juga ditunjungkan Bidan Desa Setempat, Gresti.

Selain terus memantau perkembangan Aldo, Gresti juga menjadi pelopor di Desa Gunung Kerto mengajak warga desa untuk patungan membantu Aldo.

"Setiap kali saya lihat ke sini rasanya mau nangis selalu mas. Di masa mudanya aldo hanya bisa terbaring. Kita berharap akan banyak warga lain khususnya pemerintah membantu Aldo, "

Posting Komentar untuk "'Makan Saja Kami Susah', Marbot Masjid di Lahat Butuh Bantuan, Tubuh Tinggal Kulit dan Tulang"