Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fakta Ilmiah Tanaman Hias Janda Bolong yang Dihargai Selangit

Jakarta– Tanaman hias janda bolong atau yang memiliki nama asli Monstera tengah jadi buah bibir. Bentuknya yang unik berbanding lurus dengan harganya yang selangit. Adakah faktor ilmiah yang menarik yang mungkin bikin janda bolong mahal?

Bukan main-main, untuk membeli satu pot tanaman hias ini, kalian bisa merogoh puluhan hingga ratusan juta rupiah. Harga janda bolong kian meroket kunjungan jumlah daun yang banyak dan besar, serta dipadukan warna hijau, hingga kuning yang bisa memanjakan mata. Ada beberapa jenis yang populer seperti Monstera deliciosa, Monstera adansonii dan Monstera obliqua.

Janda bolong dari tiga spesies sebelumnya, yang mahal adalah berjenis variegata. Variegata merupakan kondisi kelainan genetik yang menyebabkan daunnya menjadi belang, tetapi malah terlihat cantik. Mengutip dari berbagai sumber, tanaman janda bolong yang masuk kategori variegata bisa mahal lantaran langka, sementara di sisi lain peminatnya semakin bertambah seperti saat ini.

Monstera adalah nama genus dari tanaman berdaun lebih besar dibanding daun pada umumnya. Dari situlah lahir nama Monstera.

Monstera sudah diteliti para ahli botani sejak awal abad ke-20. Di masa modern, Monstera jadi tanaman hias yang di Indonesia dinamai janda bolong dan di luar negeri julukannya adalah tanaman keju swiss, karena daunnya bolong-bolong.

Janda Bolong ditempatkan di dalam sebuah ruangan, tak hanya memberikan kesejukan, tapi menambah nilai estetika dengan daunnya yang berlubang itu.

Perawatan Monstera relatif gampang. Dia bisa tumbuh di lingkungan yang minim pencahayaan, relatif tahan terhadap hama dan penyakit, sehingga memberikan nilai plus yang mencakup banyak orang lingkungan tanaman hias lainnya. Bahkan, pemupukannya bisa dilakukan satu bulan sekali saja.

Akan tetapi, untuk membudidayakan Janda Bolong butuh keterampilan khusus. Bisa saja kalian menanam Janda Bolong, tetapi bila daunnya tidak secara alami dan tidak ada paduan warna, harganya bisa biasa saja.

Masalah lainnya, Monstera yang kalian budidaya bisa saja mati gegara daun kuning cerah atau batang hitam saat campuran pot basah ini terlalu banyak udara.

Ada pula masalah lainnya, misalnya daun lengket, tetapi warnanya masih hijau. Hal itu karena faktor rootbound, yakni kekurangan air atau kelebihan air dengan daun kuning, atau bisa jadi karena suhu ruangan yang terlalu dingin.

Posting Komentar untuk " Fakta Ilmiah Tanaman Hias Janda Bolong yang Dihargai Selangit"